Cara Install Mautic (Marketing Automation Software) di Debian GNU/Linux 9

Mautic adalah open source gratis yang bisa kita gunakan sebagai marketing automation dan sebagai solusi mudah dan murah untuk membangun databese email (list building) yang bisa kita instal di server kita dan dengan nama domain kita sendiri.

Mautic juga mempunyai beberapa fitur diantaranya:

  • Ada fitur Pixel FB
  • Ada fitur Tracking
  • Bisa buat landingpage
  • Ada social media monitoring
  • Bisa untuk kirim campaign email
  • Bisa sebagai autoresponder
  • Bisa integrate dengan beberapa SMTP seperti: Amazon SES, Sendgrid, Mailgun, Mandril dsb

Nah..pada tutorial kali ini saya akan berikan panduan kepada anda bagaimana cara install mautic di server kita sendiri (google cloud). Di artikel – artikel sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang bagaimana caranya kita access google cloud melalui putty setelah itu kita setting untuk web servernya.

Saya harap anda sudah mencobanya! kalau saya belum mencobanya saya harus mulai baca dari mana mas…? 🙂

Oke ..untuk anda yang nantinya mau pakai google cloud silahkan anda bisa pakai baris perintah yang ada didalam post:
Cara mengakses Root SSH Google Cloud dengan menggunakan PUTTY →

Sedangkan ketika anda menggunakan Amaazon EC2 silahkan anda bisa pakai baris perintah yang ada di ada didalam post:
Cara Hubungkan Instance Linux (EC2) dengan Putty →

Sedangkan untuk setting server LAMP untuk baris perintahnya silahkan sesuaikan dengan yang ada di dalam post:

Kebetulan sebagai contoh disini saya akan berikan panduannya kepada anda cara install MAUTIC di Debian gnu Linux 9 dengan nginx. Saya membaginya dalam beberapa STEP silahkan ikuti perintahnya seperti dibawah ini:

STEP 1: Buat Database Maautic di MariaDB

Saatnya kita membuat database silahkan buat perintah dengan:

mysql -u root -p

Kemudian kita buat nama database, username dan paswordnya dengan perintah:

CREATE DATABASE db_mautic;
GRANT ALL ON filerun.* to 'u_mautic'@'localhost' IDENTIFIED BY 'mauticpassword';
GRANT ALL PRIVILEGES ON db_mautic.* TO 'u_mautic'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;

output:

MariaDB [(none)]> CREATE DATABASE db_mautic;
Query OK, 1 row affected (0.01 sec)

MariaDB [(none)]> GRANT ALL ON filerun.* to 'u_mautic'@'localhost' IDENTIFIED BY 'mauticpassword';
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

MariaDB [(none)]> GRANT ALL PRIVILEGES ON db_mautic.* TO 'u_mautic'@'localhost';
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

MariaDB [(none)]> FLUSH PRIVILEGES;
Query OK, 0 rows affected (0.01 sec)

Setelah selesai kita buat database, user dan password tinggal anda keluar dengan perintah:

quit;

Saya berikan catatan kecil buat anda sekalian tentang berbagai perintah memperlihatkan detail database dengan Command Line silahkan sambil praktek ya..!

silahkan nanti anda login ke database dulu:

mysql -u root -p

untuk melihat seluruh database anda gunakan perintah berikut ini:

SHOW DATABASES;

output akan seperti ini:

MariaDB [(none)]> SHOW DATABASES;
+--------------------+
| Database           |
+--------------------+
| db_example         |
| db_mautic          |
| filerun            |
| information_schema |
| mysql              |
| performance_schema |
| phpmyadmin         |
+--------------------+
7 rows in set (0.00 sec)

Untuk menghapus databases silahkan gunakan perintah berikut:

DROP DATABASE namadatabase;

Setelah selesai kita buat database masuk ke step bagian akhir yaitu STEP 2

STEP 2: Download Mautic ke dalam Debian 9

Gunakan perintah seperti di bawah ini:

wget https://www.mautic.org/download/latest

File ini tidak memiliki ekstensi, tetapi Anda dapat mengetahui jenis file dengan menggunakan perintah file.

file latest

outputnya akan seperti ini:

latest: Zip archive data, at least v2.0 to extract

Gunakan perintah unzip untuk mengekstraknya.

unzip latest -d mautic

Setelah berhasil anda extract maka akan seperti ini:

Selanjutnya jika seperti biasanya ketika saya menginstal aplikasi/website untuk derectory nginx sebelumnya kan biasanya saya menaruhnya dalam folder/usr/share/nginx/html/.

Nah…misalkan apabila anda ingin mengubah directorynya berada di/var/www/html/maka kita harus ubah untuk konfiguraasi server block nginx. ketika proses install Nginx, terdapat file contoh yang bisa anda gunakan. File contoh Server Block Nginx bernamadefault
yang berada di folder/etc/nginx/sites-available/

sebagai contoh dalam tutorial ini nantinya saya akan coba install mautic di domainmail.rapidcloud.host oleh karena itu silahkan aanda coppy dulu untuk file/etc/nginx/sites-available/defaultkemail.rapidcloud.host dengan akhiran .block

Perintahkan dengan:

cp /etc/nginx/sites-available/default /etc/nginx/sites-available/mail.rapidcloud.host.block

setelah anda coppy lalu silahkan edit mail.rapidcloud.host.block dengan perintah

nano /etc/nginx/sites-available/mail.rapidcloud.host.block

Tampilannya pasti akan seperti ini:

Silahkan hapus atau kosongkan semua keterangan yang ada di dalamnya kemudian silahkan anda copy kode dibawah ini setelah itu paste kedalam file yang telah anda kosongkan tadi:

server {
listen 80;
server_name mail.rapidcloud.host;
return 301 http://www.mail.rapidcloud.host$request_uri;
}
server {
         listen 80;

         root /var/www/html/mail.rapidcloud.host;

         index index.php index.html index.htm index.nginx-debian.html;

         server_name mail.rapidcloud.host;

         location / {
                 try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
         }

location ~ \.php$ {
    fastcgi_split_path_info ^(.+\.php)(/.+)$;
    fastcgi_pass unix:/var/run/php5-fpm.sock;
    fastcgi_index index.php;
    fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
    include fastcgi_params;
    }

}

Nanti setelah anda copy dan paste maka nanti akan seperti ini:

Jika website anda mau di aksess misalkan dengan www.namadomainanda.com silahkan anda copy paste sama persis code diatas tinggal anda sesuaikan dengan domain anda.

Akan tetapi jika tanpa website anda diaksess tanpa menggunakan www maka anda hilangkan code pada bagian ini:

server {
listen 80;
server_name mail.rapidcloud.host;
return 301 http://www.mail.rapidcloud.host$request_uri;
}

Selanjutnya setelah anda save dan close maka server block yang baru kita edit tadikan belum kita aktif, sedangkan untuk mengaktifkannya, jalankan perintah di bawah (sesuaikan nama domain-nya)

ln -s /etc/nginx/sites-available/mail.rapidcloud.host.block /etc/nginx/sites-enabled/

Selanjutnya kita tinggal reload untuk Nginx dengan perintah:

service nginx reload

Langkah kita bukan berhenti sampai disini, tadikan rencananya kita mau instal mauticnya di derectory

/var/www/html/ jadi kita harus buat dulu foldernya dulu dengan nama domain yang akan kita instal mautic tadi dengan perintah

mkdir -p /var/www/html/mail.rapidcloud.host

Setelah kita buat untuk folder untuk menenmpatkan file mautic dan karena mautic juga sudah kita download maka kita tinggal pindahkan saja mautic yang sudah kita download tadi dengan perintah

mv mautic/* /var/www/html/mail.rapidcloud.host/

Seperti yang saya jelaskan di atas, folder situs kita adalah /var/www/html/mail.rapidcloud.host. Folder tersebut dibuat oleh kita (root), yang menginstall Nginx (root = pemilik kekuatan penuh VPS).

Maka sekarang kita berikan izin pengguna web server (www-data) menjadi pemilik direktori dengan perintah:

chown -R www-data:www-data /var/www/html/mail.rapidcloud.host

STEP 3: Install Mautic

Silahkan buka browser anda kemudian ketikkan dimana anda install mautic anda. Misalkan anda install mautic di domain mail.rapidcloud.host maka nantinya anda akan di redirect ke alamat URL

mail.rapidcloud.host/index.php/installer

Anda tinggal ikuti langkah-langkahnya yang diminta oleh mautic untuk tahap installasion di website kita sendiri. Untuk mengisikan database nanti tinggal anda sesuaikan dengan database yang telah berhasil anda buat. Kemudian di tahap berikutnya anda juga akan diminta untuk mengisikan dalam pengaturan administrative user.

Setelah berhasil untuk tahap installation mautic di website anda, kemudian anda tinggal coba login dengan username dan password yang telah anda buat.

Nah.. jika berhasil silahkan anda login kedalam dashbord mautic sehingga anda akan mendapati untuk tampilan yang seperti ini:

Penting …!

Lalu bagaimana cara menambahkan website baru di nginx, akan tetapi untuk folder directory penyimpanaannya berada di /var/www/html/ …? 🙂

Prosesnya sama dengan menambahkan domain ketika mau menginstall mautic, kalau anda nyimak dari awal, perintah-perintahnya seperti ini (sesuaikan nama domain kedua, dst.). Misal nama domain yang ingin anda tambahkan adalah example.com, maka perintahnya.

cp /etc/nginx/sites-available/default /etc/nginx/sites-available/example.com.block

vi /etc/nginx/sites-available/example.com.block

ln -s /etc/nginx/sites-available/example.com.block /etc/nginx/sites-enabled/

service nginx reload

mkdir -p /var/www/html/example.com

dst…

Scrol saja kembali ke atas dan baca kembali artikelnya.

Sebagai catatan juga jangan lupa ketika anda menambahkan domain baru yang akan anda install di server anda sendiri jangan lupa untuk merubah name servernya. untuk panduannya anda boleh baca kembali tulisan saya cara setting name server di cloudflare

Baca selengkapnya panduannya disini→

Demikian secara singkat panduan bagaimana cara kita install mautic di server kita sendiri dengan branding nama domain kita sendiri.

Sebagai referensi untuk anda jika anda mau belajar lebih detail tentang mautic :

Anda bisa kunjungi website: Mautic Academy Indonesia→

Anda bisa juga belajar melalui Youtube:Mautic Indonesia→

 

Semoga bermanfaat …Selamat mencoba.!! 🙂

Tulis Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.